Hanya narasi-narasi. Hanya suara-suara minor. Hanya seseorang.

Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan

3.20.2012

Menyentak Tapi Tak Juara


Moneyball
Sutradara : Bennett Miller
Rilis: Oktober 2011
Penulis Naskah: Steven Zailan dan Aaron Sorkin
Pemain : Brad Pitt, Jonah Hill dan Phillip Seymour Hoffman

Billy Beane adalah sosok unik; satu sisi pikirannya taklid pada statistik, di sisi lain ia tak mampu menafikan takhayul dalam dirinya.


Film ini didasari novel berjudul sama, dengan subjudul novelnya yang cukup provokatif: The Art of Winning an Unfair Game (Seni Memenangi Pertandingan Yang Tak Seimbang). Kalimat itulah yang menjadi daya magis film ini. Manajer tim, Billy Beane (Brad Pitt), rupanya sudah muak dengan rentetan kekalahan timnya Oakland Athletics. Hanya berkutat jadi tim gurem pemroduksi pemain hebat. Ia lantas meminta dana lebih pada pemilik klub untuk mempertahankan pemainnya. Usahanya gagal, sang pemain bintang tetap pergi.

Pertemuan dengan pencari bakat dan pelatih pun sama saja. Bagi Beane, hanya lingkaran setan. Mereka terus mengorbitkan bibit berbakat cuma untuk dijual pada tim kaya. Dananya untuk pencarian bibit lagi. “Kita selamanya tak akan menyamai standar mereka (tim kaya),” papar Beane.

2.27.2012

Terperosok di Akhir


Dream House

Sutradara : Jim Sheridan

Rilis : Februari 2012

Produksi : Cliffjack Motion Pictures

Penulis Naskah : David Loucka

Pemain : Daniel Craig, Rachel Weisz, Naomi Watts

Jikalau film ternyata berkualitas, biasanya si pemeran akan kecipratan bagusnya. Namun ada jua kisah pemeran yang menyelamatkan film dari keterperosokan yang lebih dalam.

Oh, ini dia Daniel Craig. Dianggap aktor berbakat setelah perannya di dua film James Bond terakhir, ia bermain baik dalam The Girl With The Dragon Tattoo. Kini ia mencoba peruntungannya di film terbaru Dream House. Bersama dengan aktris wahid Ausie, Naomi Watts, mereka berdua tengah mengangkat film Dream House yang rapuh pada kritik.

11.21.2011

Revolusi Satir


Rise of the Planet of the Apes
Rilis : September 2011 (Indonesia)
Produksi : Dune Entertainment
Sutradara : Rupert Wyatt
Penulis Naskah : Amanda Silver dan Rick Jaffa
Pemain : James Franco, Andy Serkis, Freida Pinto, John Lithgow

Siapa berani pada kumpulan kera yang bersatu?


Tak ada netralitas dalam halnya revolusi. Kita mendukung atau mengutuknya. Namun revolusi manusia versus simpanse dalam film Rise of the Planet of the Apes adalah drama satir buat kita, manusia.  Lewat tekniknya di bagian akhir film, sutradara Rupert Wyatt, memang membiarkan penonton memilih. Tentu saja, jika mengikuti alur cerita sedari awal, mungkin Anda (dan sudah pasti saya), akan membela kumpulan simpanse brutal itu.

Film ini dimulai oleh kemampuan spesial hewan ujicoba simpanse bernama Bright Eyes. Dinamai begitu, sebab sejak ia diujicobakan obat terbaru penyembuh Alzheimer, retina matanya berubah kehijauan (Bright Eyes). Kecemerlangan ini membuat tertarik pihak pendana riset. Saat presentasi, si penemu obat William Rodman (James Franco) terkejut pada serangan tiba-tiba Bright Eyes di meja pemegang saham. Ia pun akhirnya mati oleh peluru petugas keamanan. Proyek obat itu dihentikan.

8.25.2011

Masuklah Ke Dunia Astral

Insidious
Rilis: Juni 2011 (Indonesia)
Produksi: FilmDistrict
Sutradara: James Wan
Penulis Naskah: Leigh Whannell
Pemain: Patrick Wilson, Rose Bryne, Ty Simpkins



"Bukan rumah Anda yang dihantui. Tapi anak Anda," Elise Reiner

Di siang bolong, Renai Lambert (Rose Byrne) sedang setengah ketakutan dan setengah penasaran. Berturut-turut penampakan arwah anak kecil sekelebat berlarian di rumah mertuanya. Sambil memegang tongkat golf, ia melihat sepatu dibawah lemari pakaian. Dipukulnya sepatu itu tapi bukan penampakan astral yang ia harapkan. Termenung sejenak, tiba-tiba lemari terbuka. Si arwah anak muncul berlari—sembari diiringi tawa riang yang malah membuat penonton merinding.

Josh Lambert (Patrick Wilson) dan istrinya Renai merupakan tipikal keluarga kelas menengah Amerika. Bersama ketiga anaknya, pasangan itu mendiami rumah baru. Kisah baru dimulai saat anak kedua mereka, Dalton Lambert (Ty Simpkins), mengunjungi loteng. Layaknya bangunan tua yang kerap menyimpan kisah-kisah tersembunyi, begitu pula dengan rumah baru mereka. Sebagai penonton awam, saya mengira rumah itu pemicu hal-hal aneh kemudian. Tapi tidak…

8.21.2011

Dia Yang Hampir Tak Punya Nurani

The Lincoln Lawyer
Rilis : Maret 2011
Produksi : Lionsgate USA
Sutradara : Brad Furman
Penulis naskah : John Romano
Pemain : Matthew McConaughney, Ryan Philippe, Marisa Tomei


Dari kaca jendela mobil Lincoln itu segala ketegangan bermula.



Semua dimulai dari sebuah mobil Lincoln buatan 1980-an. Bagi Mickey Haller (Matthew McConaughey), mobil itu bukan sekedar koleksi antik.  Pekerjaannya yang sibuk sebagai pengacara membuatnya tak bisa diam di tempat. Karena mobilitasnya keluar masuk sidang di LA pula, ia memilih memperlakukan jok belakang mobilnya sebagai kantor berjalan. Ini yang membuatnya berbeda dari pengacara lain.


Haller adalah jajaran top pengacara LA. Caranya yang cerdik menghabisi para jaksa penuntut disukai para kliennya yang kelas kakap. Jika para bandar narkoba, pengusaha culas dan pembunuh terancam pidana oleh polisi, maka Mickey Haller orang pertama yang dihubungi. Sosoknya angkuh. Gesit, tanpa basa basi. Sekilas ia gambaran tokoh antagonis sempurna tanpa nurani.


Dengan penampilan necis itu, Haller tanpa malu menyebutkan harga jasanya. Transaksi pembayarannya secara langsung di jendela mobil Lincoln-nya. Disinilah terdapat adegan menarik. Segerombolan geng motor besar menghadang Haller. Tawar menawar harga tak terelakkan. Tanpa ragu Haller menaikkan harga dua kali lipat. Kepala geng motor itu terlihat pasrah. Diserahkannya amplop coklat tebal. Setelah dikocok-kocok tanpa menghitung, Haller dengan percaya diri meyakini isinya pas. Ia lalu melanjutkan perjalanan.

2.07.2010

Asam Manis 500 Hari

“Ini adalah kisah pemuda bertemu seorang gadis. Tapi kamu harus tahu sebelumnya, ini bukanlah kisah cinta,” begitu narasi film ini.

Ah, masa?! Tapi itulah janji narator film ini. Saya tak percaya. Yang ada dalam pikiran saya—dengan intro perempuan dan laki-laki—adalah ini bergenre komedi romantis biasa. Sama dengan film 2009 lainnya; The Ugly Truth, The Proposal, dll. Persepsi itu mudah terbentuk. Apalagi saya kerap menonton FTV yang tayang di banyak stasiun TV kita. Hehe..^_^ ,V,,

Alur komedi romantis sederhana dan mudah diterka. Pemeran utama pria dan wanita, hampir pasti di akhir cerita mereka akan menikah, atau setidaknya jadian. Yang berbeda di masing-masing film tak jauh dari perbedaan latar belakang atau karakter antara keduanya.

Namun film (500) Days of Summer ditempatkan sebagai 10 film terbaik 2009 versi majalah Rolling Stones US. Itu yang membuat saya penasaran. Awalnya ragu saat mengunduh film ini, apalagi dengan genre comedy-romance yang terlabel.

1.13.2010

Biar Urakan, Yang Penting Jempolan (resensi film Sherlock Holmes)

Nampaknya tren film sekarang adalah penyegaran film-film klasik. Terutama soal bagaimana menggeser mainstream lama yang kadung melekat. Film-film ikonik (biasanya superhero) dirubah dari segi cerita dan penokohan. Simak saja serial Batman dan James Bond versi layar lebar. Tokoh utama kedua film tersebut mengalami transformasi karakter yang tak terduga sebelumnya.

Namun, untuk film Sherlock Holmes penyegaran itu terasa mengasyikkan. Dijamin Anda tertawa menyaksikannya (paling tidak tersenyum). :-) Sehabis saya menonton film ini (Selasa, 13/1), langsung ingin menonton lagi. Maklum, soalnya tadi tertinggal 15 menit, hihihi :p

Kepolisian Inggris kalang kabut dengan kasus pembunuhan berantai. Detektif Sherlock Holmes (Robert Downey Jr.) dipercaya menangani kasus ini dan menangkap si pembuat ulah yang sedang dicari-cari, Lord Blackwood (Mark Strong). Ditemani Dr. John Watson (Jude Law), Blackwood akhirnya tertangkap dan dihukum mati. Soal penyelidikan, Sherlock memang andalan kepolisian Inggris.

2.05.2009

Sang Kelelawar Hitam Dalam Kegelapan

Jagoan kadang harus bersembunyi dalam gelap, dihujat, dan menderita demi kebenaran. Karena, a true hero rarely expose himself...

Tak heran jika film besutan sutradara Christopher Nolan ini diberi titel The Dark Knight; Ksatria Kegelapan. Begitu pekat jalan ceritanya dan jalinan konflik antar karakter, ditambah plot yang cepat dan didominasi adegan laga malam hari. Film ini bergenre action, namun lebih mengarah ke jenis film noir, suatu film yang menonjolkan eksistensi karakter yang rata-rata bermasalah.

Nolan menempatkan tokoh sentralnya Bruce Wayne (Christian Bale) alias Batman dirundung kegelapan sepanjang cerita. Batman berperan layaknya manusia biasa yang bisa saja bimbang, putus asa, dan cenderung emosional. Kostumnya lebih hitam dengan sosok yang seram dan kejam.

11.23.2008

Adidaya

MTV menyiarkan kesombongan penyanyi rap Amerika dan rumahnya dalam MTV Cribs. VOA menggambarkan alamnya yang tersisa namun masyhur. John hanya menuliskannya.

Ini adalah novel karangan John Steinbeck. Tak ada yang dilebih-lebihkan layaknya novel perang atau percintaan. John, dalam novelnya, adalah laki-laki biasa yang tinggal di Manhattan, New York AS. Lahir di Lembah Salinas, California ia mempunyai satu istri dan tiga anak perempuan. Tak banyak yang mengenalnya untuk sekarang ini. Apalagi dibandingkan dengan artis karbitan kelahiran American Idol. Dia adalah sastrawan. Seperti layaknya sastrawan sedikit yang tahu akan perawakannya, kecuali tulisannya yang menggugah kemanusiaan. Tak banyak yang tahu bahwa ia lah inspirator bagi sastrawan besar Indonesia; Pramoedya Ananta Toer.

Kau Sahabatku Atau Bukan?

”...kesenangan adalah tanda bahwa kematian mulai meraba jiwa manusia”
Pramudya A.T.

Sialan gw lagi bingung mau nulis apa. Tapi karena permintaan fans, iya deh gw tulis juga.
Sebuah hubungan manusia memiliki konsep abstrak. Saking abstraknya tak jelas chemistry apa yang bisa menghubungkan seseorang dengan orang lain. Kadang pertanyaan muncul tak sengaja ”untuk apa aku berhubungan dengannya?”. Tidak bisa dijelaskan atas ragam kebutuhan maupun konsep filsuf terdahulu. Inilah misteri tentang suatu hubungan.